PEMANFATAN MESIN PENGERING JAGUNG UNTUK PENINGKATAN KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS DI DESA NGENDEN AMPEL BOYOLALI
Surakarta, Petani jagung di Desa Ngenden, Kecamatan Ampel, Boyolali kini bernafas lega. Tim Pengabdian Masyarakat dari Politeknik Pratama Mulia dengan dana Kemdiktisaintek Tahun 2025, telah mengimplementasikan sebuah Mesin Pengering Jagung untuk mengatasi masalah pengeringan jagung terutama di musin hujan.
Sebelumnya, proses pengeringan jagung yang dilakukan para petani hanya mengandalkan sinar matahari, yang seringkali menyebabkan penurunan kualitas hasil panen akibat cuaca tak menentu. Mesin pengering tipe rotary dryer ini menawarkan solusi teknologi tepat guna, dengan proses pengeringan berjalan cepat dan kualitas hasil pengeringan yang lebih baik, serta tidak terpengaruh kondisi cuaca.

Ketua Tim PKM, Huriyah S.E M.Si menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meminimalisir kerugian pasca panen dan menjaga mutu jagung agar tetap tinggi sesuai standar pasar. Mesin Pengering Jagung telah diserahkan kepada Kelompok Tani Ngenden 5 pada hari Selasa, 02 Desember 2025 dengan kapasitas maksimal 500 kg dapat menghasilkan jagung yang lebih berkualitas terutama di musim penghujan dengan tingkat kekeringan tinggi dengan kadar air 17 % serta kualitas jagung yang lebih bagus dan bersih (tidak ada awul2, warna lebih cerah dan tidak berdebu), waktu pengeringan lebih singkat sehingga meningkatkan produktifitas. Selain penyerahan mesin pengering jagung, Tim PKM juga memberikan pelatihan berupa perhitungan Harga Pokok produksi yang bertujuan agar para petani mampu menentukan harga jual hasil panen jagung serta memberikan pelatijhan Manajemen pemasaran agar para petani memiliki kemampuan untuk menjual hasil panen nya ke pihak lain, tidak hanya mengandalkan pedagang pengumpul saja.
Terimakasih kepada Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang telah mendanai kegiatan ini.






















